Pagi ini, 15 Romadhon / Minggu 13 July 2014 : saya mulai menyadari perlunya "memayu hayuning buwono". Saya pernah ingat Guru Sejarah saya waktu di SMA 1 Malang (1984/1987). Saya lupa nama beliau, tapi pelajaran nya begitu membekas di hati saya. Dalam salah satu sesinya, beliau mengajarkan, beda antara "Historic Age" dengan "Pre Historic Age" adalah sesuatu yang di tinggalkan. Ketika suatu bangsa meninggalkan tulisan berupa "Batu Bertulis" atau "Piramid" entah itu di Mesir atau Inca Maya, maka pada saat itu di sebut masa "Historic Age". Sedangkan ketika suatu kaum tidak meninggalkan "sesuatu" sama sekali, maka masa itu di sebut masa "Pre Historic Age".
Disebut "Jaman Purba" karena sama sekali tidak ada tulisan yang di tinggalkan. Yang ada hanyalah bekas2 keberadaan mereka, seperti : kapak batu, menhir, sarkofagus, pundak berundak ... itu yang kita sebut sebagai : jaman purba.
Untuk itulah blog ini di tulis, dalam rangka "memayu hayuning buwono" dan as part menjadi "kaum yang berbudaya" .... atau kaum yang beradab. Most wise ancient people, would like to leave his existence, and leave his "legacy" under name "unknown". I my shelve prefer to stay "unknown", but living in this age need a hard line, need a symbol as is. So, no matter how hard my feeling, you will see my existence in this blog.
well ... semoga ini bisa membuat a better world instead of occurring my existence ...
good day all, another beauty Ramadan day, Allah bless for all of us ...
nuwun
Ki Sunu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar